Lalu, bagaimana cara mengelola password dengan aman tapi tetap praktis? Yuk, simak tips berikut!
1. Gunakan Password yang Kuat
Password yang kuat biasanya memiliki:
-
Minimal 12 karakter.
-
Kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol.
-
Tidak menggunakan informasi pribadi (nama, tanggal lahir, dll).
2. Jangan Gunakan Satu Password untuk Semua Akun
Kalau satu akun diretas, akun lain otomatis ikut terancam.
Solusinya: buat password berbeda untuk setiap akun penting seperti email, internet banking, dan media sosial.
3. Aktifkan Two-Factor Authentication (2FA)
Selain password, gunakan lapisan keamanan tambahan seperti kode OTP via SMS, aplikasi autentikasi (Google Authenticator), atau sidik jari.
4. Manfaatkan Password Manager
Kalau sulit mengingat banyak password, gunakan password manager.
Aplikasi ini akan menyimpan semua password dalam bentuk terenkripsi, dan kamu hanya perlu mengingat satu master password saja.
Contoh password manager:
-
LastPass
-
1Password
-
Bitwarden
-
Keeper
5. Rutin Ganti Password
Ganti password secara berkala, terutama untuk akun penting. Jika ada notifikasi kebocoran data, segera perbarui password.
6. Hati-Hati Saat Menyimpan Password
❌ Jangan catat password di kertas yang mudah hilang.
❌ Jangan simpan password di file komputer tanpa enkripsi.
✅ Jika perlu menulis password, simpan di tempat aman atau gunakan password manager.
Manajemen password adalah kunci utama dalam menjaga keamanan digital. Dengan password yang kuat, berbeda untuk setiap akun, serta dukungan password manager dan 2FA, risiko kebocoran data bisa diminimalisir.
Ingat, password adalah gerbang utama identitas digitalmu, jaga baik-baik sebelum disalahgunakan orang lain. (*)